Sunday, January 28, 2018

Peluang Bisnis Pay Per Click

Pay Per Click atau PPC cukup sederhana karena Search engine seperti Google dan Bing memungkinkan bisnis dan individu untuk membeli listing di hasil pencarian mereka pada suatu website dan blog. Daftar iklan ini muncul sesuai kata kunci yang dicari.

Pay per click adalah salah satu cara mencari uang di internet bagi orang yang memiliki situs atau blog. Pemilik situs akan dibayar oleh perusahaan PPC pada setiap ada pengunjung yang mengeklik iklan yang ditampilkan di situsnya dari iklan ppc tersebut.

Apa itu Pay Per Click?

Kita kadang-kadang mungkin melihat iklan yang berdekatan, paralel, di atas atau di bawah hasil organik pada mesin pencari. Mereka biasanya dalam bentuk teks yang singkat memperkenalkan beberapa produk tentang bisnis spesifik mereka.

Mereka disebut, link sponsor atau iklan disponsori. Mereka dibuat oleh pengiklan untuk mempromosikan produk klien mereka dan layanan dengan menggunakan internet.

Hal ini umumnya terkait dengan bisnis internet marketing yang dengan cara yang sama menggunakan web untuk memasarkan produk dan layanan tersebut. Tapi bagaimana website seperti Google membuat uang dari mereka?

Mengapa mereka membiarkan hal-hal seperti pada halaman web mereka sendiri? Jawabannya yaitu adanya proses yang kita sebut cost per click atau yang biasa dikenal, biaya per klik. Pada dasarnya, pengiklan membayar penerbit (pemilik situs web) setiap kali iklan mereka diklik oleh pelanggan.


Untuk membuat definisi yang lebih sederhananya adalah jumlah yang dibayarkan untuk mendapatkan iklan yang diklik. Website seperti Google biasanya menerbitkan lebih dari iklan terutama jika pengiklan membayar dengan jumlah yang lebih besar saat diklik. Ini hanya semacam rencana strategis untuk menumbuhkan bisnis sehat.
Search engine biasanya ditargetkan oleh pengiklan bukan hanya karena mereka sering dikunjungi oleh peselancar web untuk melakukan pekerjaan mereka, tetapi juga, kata kunci biasanya digunakan untuk mengarahkan pengguna ke link sponsor yang sesuai iklan mereka. Kata kunci yang dimasukkan dicocokkan dengan iklan yang muncul.

Misalnya kata kunci adalah Jakarta real estat, link sponsor akan muncul seperti perusahaan yang berlokasi di Jakarta yang menjual rumah, properti, atau rumah liburan.

Dikatakan bahwa iklan pay per click lebih menguntungkan untuk pengiklan karena setidaknya mereka dapat memastikan bahwa iklan mereka sedang dilihat sebelum mereka membayar penerbit. Dibandingkan dengan iklan yang biasa kita lihat di sekitar hamburan halaman web yang hanya diabaikan oleh pengguna, tapi masih pengiklan dipaksa untuk membayar penerbit meskipun ada iklan hanya diabaikan.

Jumlah klik biasanya mengukur minat dan perhatian pengguna terhadap iklan tertentu. Tapi ada saat bahwa pengiklan memberikan harga tetap kepada penerbit. Ini berarti bahwa jumlah klik tidak mempengaruhi biaya uang pengiklan berutang penerbit.

Logistik, baik pengiklan atau penerbit hanya akan menguntungkan dalam sistem semacam ini.

Ada dua jenis kontruksi Pay Per Click yaitu flat rate PPC dan bid-based PPC. Membayar tarif flat per klik, pengiklan dan penerbit menyetujui tingkat bunga tetap yang akan dibayarkan per klik.

Penerbit biasanya memiliki kartu yang berisi daftar jumlah klik di seluruh daerah yang berbeda dari situs. Sebagaimana dinyatakan di atas, pengiklan dapat membayar lebih untuk visibilitas yang lebih besar dari iklan mereka.


Di sisi lain, tawaran gaji berbasis per klik melakukan lelang swasta dimana pengiklan menandatangani kontrak yang memungkinkan mereka untuk bersaing dengan pengiklan lain. Mereka biasanya bersaing memperebutkan tempat iklan setiap kali ada beberapa pengiklan yang bersedia membayar untuk tempat.